Tips Mendesain Ruangan Belajar Anak-Anak

ruangan bermain anak

Memiliki buah hati yang cerdas adalah dambaan setiap orang tua. Perkembangan kecerdasan dapat dilatih dengan aktivitas bermain sehari-hari. Pada usia balita, anak berada pada tahap tumbuh-kembang fisik dan otak. Adanya stimulus melalui permainan, bisa mengoptimalkan tumbuh-kembang mereka. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan ruang belajar sejak dini agar memberikan atmosfer belajar kepada anak. Oleh karena itu, ruangan belajar harus memperhatikan desain yang dapat meningkatkan kecerdasan anak seperti dalam tips-tips berikut ini:

1. Menempelkan informasi berguna di dinding kamar

Dinding pada kamar adalah media yang pas untuk dimanfaatkan. Anda dapat menambahkan gambar-gambar yang menarik, misalnya gambar bertema cita-cita, hewan, alam semesta, luar angkasa, atau nama buah-buahan. Pada satu sisi dinding, Anda bisa menempelkan tabel-tabel angka dan huruf agar anak dapat belajar membaca dengan cara yang menyenangkan.

2. Sediakan mainan edukasi

Ruangan belajar harus ditunjang dengan sarana mainan edukasi yang berkualitas dan aman bagi anak-anak. Saat ini mainan edukasi sudah banyak dijual di pasaran. Mainan yang berguna mengenalkan anak-anak pada dunia dan aktivitas manusia. Mainan dapat berupa prototipe yang ringan, globe, lego maupun mainan outdoor seperti ayunan dan perosotan. Penggunaan mainan hendaknya diawasi oleh orang tua agar jangan sampai membahayakan keselamatan anak.

3. Permainan warna

Warna-warni yang cerah akan menarik perhatian anak. Anda bisa memilih desain perabotan seperti meja, kursi, lemari, serta pintu dan jendela dengan warna yang berbeda. Padu-padankan warna-warna tersebut untuk mendapatkan perpaduan yang cantik.

Untuk membuat dinding yang tidak digambar menjadi tidak membosankan, Anda bisa memilih cat berwarna-warni. Hal ini akan membantu anak mengenal warna sejak dini. Warna-warna cerah secara psikologis juga dapat memberikan energi positif untuk anak-anak. Tentu mereka akan lebih semangat jika ruang belajarnya berwarna-warni.

Baca juga  Baru Pindah Kontrakan? Hayo Desain Tempat Baru Anda dengan Biaya Murah

4. Gunakan label dengan berbagai bahasa

Anda bisa menempelkan label warna-warni yang berisi tulisan nama setiap benda di ruangan tersebut. Tuliskan nama-nama benda dalam berbagai bahasa agar anak juga mengenal bahasa sejak dini. Mereka perlahan-lahan akan memahami bahwa setiap benda mempunyai nama. Anak akan merasa bangga dan percaya diri di depan orang lain jika mereka memiliki pengetahuan luas mengenai bermaca-macam hal.

5. Sesuaikan desain dengan minat dan bakat anak

Saat ini banyak sekali tokoh kartun atau animasi yang umumnya menjadi tokoh favorit anak-anak. Anda bisa menanyakan langsung ke anak-anak melalui diskusi sambil bermain. Dengan begitu, orang secara langsung melatih anak mengambil keputusan bersama. Nah, Anda bisa menggunakan tokoh kesukaan tersebut untuk menambahkan detail pada ruang bermain anak. Hal ini bisa membuat mereka merasa memang sedang berada pada tempat mereka yang sesungguhnya. Tokoh kartun bisa diganti-ganti sesuai dengan keinginan anak agar anak merasa pendapatnya dihargai.

6. Tempatkan rak buku

Buku adalah salah satu media edukasi yang dapat diberikan pada anak. Melalui buku, anak-anak akan mendapatkan pengetahuan yang berguna bagi kehidupan mereka kelak. Anda bisa menempatkan sebuah rak buku di salah satu sudut ruangan belajar mereka. Isilah rak tersebut dengan berbagai jenis buku anak yang menarik. Dengan begitu, Anda bisa menanamkan kebiasaan membaca pada anak sejak mereka masih kecil.

7. Tempatkan papan tulis

Sebuah papan tulis berfungsi agar anak dapat bebas berekspresi dengan karyanya selain di atas kertas. Pilihlah papan tulis dengan jenis bahan yang aman bagi anak-anak. Sesuaikan tinggi papan dengan tinggi badan anak. Jangan sampai mereka kesulitan untuk menggunakannya.

8. Memajang karya anak

Anak-anak membutuhkan kebebasan berekspresi. Salah satunya bisa dituangkan melalui aktivitas menggambar dan mewarnai. Anda bisa memajang karya-karya mereka pada ruangan bermain tersebut sehingga mereka akan lebih bersemangat untuk bermain sambil belajar. Memajang karya anak juga dapat menjadi apresiasi dari guru terhadap anak sehingga mereka merasa lebih dihargai.

Baca juga  Selain Keramik, Inilah Pilihan Material untuk Lantai Rumah Anda

9. Gunakan perangkat audio-visual

Rangsangan terhadap otak anak dapat dilakukan melalui pemanfaatan audio-visual seperti pemutar musik ataupun televisi. Ruangan bermain tentu terasa kurang tanpa adanya media tersebut. Pastikan konten yang termuat di dalamnya sesuai dengan usia dan tumbuh-kembang anak-anak.

Itulah beberapa tips desain ruangan belajar anak yang dapat menambah kecerdasan. Apapun pilihan desain Anda, jangan lupa untuk selalu mengawasi mereka ketika bermain dan belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *